Setiap manusia yang berakal sehat pasti memiliki rasa cinta. Baik kepada manusia maupun kepada benda. Rasa cinta mendorong seseorang untuk berbut. Cinta kepada seseorang misalnya, akan mendorong manusia untuk berbuat agar orang yang dicintainya merasa senang. Apapun yang menjadi rintangan pasti akan diterjang demi si dia. Tidak ada yang indah selain berdua dengannya. Itulah cinta.
Cinta kepda benda juga memiliki kekuatan yang tidak kalah hebat. Manusia yang cinta kepada perhiasan misalnya, ia akan selalu bebuat untuk mendapatkannya. segala usaha dilakukan. Mulai dari kerja yang ekstra pergi ketika matehari belum terbit dan pulang setelah matahari terbenam, bahkan ada yang rela menghemat makan siangnya demi kredit untuk mendapatkan perhiasan yang diidam-idamkannya. Itulah cinta.
Lalu, marilah kita bertanya pada diri kita masing-masing. adalah rasa cinta kita kepada Allah? Allah yang telah menciptakan kita. Allah yang setiap waktu menjaga kita. Allah yang tidak pernah sedetikpun melupakan kita. Allah yang menyembuhkan dikala kita sakit. memberi makan dikala lapar, memberi minum dikala haus dan mustahil kita mampu menghitung apalagi membalas kasih-sayang-NYA.
Jika ada rasa cinta kepada Allah, mari kita lihat ucapan Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang "Katakanlah Jika kamu (Benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"(QS. Ali Imron:31)
Jika benar cinta kepada Allah, maka pembuktiannya adalah Ikut Rosululloh Saw. Beliau memilluki empat sidat yaitu Siddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas). Sifat inilah yang wajib kita ikuti sebagai bukti cinta kepada Allah.
Jika sudah, itulah bukti cinta sejati yang akan mendapatkan cinta kasih Allah Yang Maha Rahman dan Rahim. Tetapi jika tidak mau membuktikan dengan empat sifat tadi, berarti cinta palsu yang dijawab oleh Allah dalam ayat selanjutnya dengan kata-kata :Sesunguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.
Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita untuk membuktikan cinta kepadaNYA dengan mengikuti ajaran dan contoh Rosululloh Saw. Semoga kita deberikan kemudahan dalam membina diri dan keluarga menjadi keluarga pecinta Allah dan Rosul NYA. Amin
(Presented at, Masjid Ats-Tsamaniyah Bekasi, Saturday, 26th February 2011, by Ahmad Subhan)
Jika benar cinta kepada Allah, maka pembuktiannya adalah Ikut Rosululloh Saw. Beliau memilluki empat sidat yaitu Siddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas). Sifat inilah yang wajib kita ikuti sebagai bukti cinta kepada Allah.
Jika sudah, itulah bukti cinta sejati yang akan mendapatkan cinta kasih Allah Yang Maha Rahman dan Rahim. Tetapi jika tidak mau membuktikan dengan empat sifat tadi, berarti cinta palsu yang dijawab oleh Allah dalam ayat selanjutnya dengan kata-kata :Sesunguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.
Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita untuk membuktikan cinta kepadaNYA dengan mengikuti ajaran dan contoh Rosululloh Saw. Semoga kita deberikan kemudahan dalam membina diri dan keluarga menjadi keluarga pecinta Allah dan Rosul NYA. Amin
(Presented at, Masjid Ats-Tsamaniyah Bekasi, Saturday, 26th February 2011, by Ahmad Subhan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar